Ini tentang temanku, seorang akhwat yang kukenal di kampus. Kami beda jurusan, beda kosan, beda latarbelakang, dll. Tapi hal itu tidak membuat kami jauh.
Aku tahu persis siapa dia, dia adalah hamba yang dicintai Allah, sehingga akupun mencintainya, merasa ringan menolongnya, dan merasa aman di dekatnya. Aku salut dengannya, di tengah kesulitan yang berusaha ia atasi, ia sering ber-itsar.
Akupun awalnya heran kenapa aku senang sekali membantunya, sampai ku sadari, rasa ini adalah rasa yang Allah hujamkan ke dalam dadaku, untuknya yang dicinta oleh-Nya.
Aku bersyukur mengenalnya
Aku tahu persis siapa dia, dia adalah hamba yang dicintai Allah, sehingga akupun mencintainya, merasa ringan menolongnya, dan merasa aman di dekatnya. Aku salut dengannya, di tengah kesulitan yang berusaha ia atasi, ia sering ber-itsar.
Akupun awalnya heran kenapa aku senang sekali membantunya, sampai ku sadari, rasa ini adalah rasa yang Allah hujamkan ke dalam dadaku, untuknya yang dicinta oleh-Nya.
Aku bersyukur mengenalnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar