Selasa, 30 Desember 2008

chemy



Aku siapkn untuk membuat sesuatu. Aku simpan di sini supaya gak kebingungan mencarinya ^^

Minggu, 09 November 2008

creme shortcake




nyam... aku senang sekali menggambar potongan kue seperti ini.

Minggu, 17 Agustus 2008

Renungan 165 (bag.3 berdo'a)

Siapa aja sih yang musti kita ingat dan kita do'akan dikala kita berdo'a. Begini nih kata Kak Topan yang ia tahu dari seorang uztad :

Kalo berdo'a kita menengadahkan tangan kita.

Lihat kedua telapak tangan kita. Ingatlah, siapa yang menciptakan tangan ini? Allah SWT, siapa yang mengajarkan Islam kepada umat manusia? Rasulullah. Mohon ampun kepada Allah, mintakan shalawat untuk Rasulullah kepada Allah.

Lihat kedua ibu jari kita. Ingatlah, siapa yang mengajarkan kita tentang hidup, kasih sayang dan yang melindungi kita? Ibu, Bapak, dan orang2 yang membesarkan kita. Doakan mereka, mohonkan ampun untuk mereka.

Lihat kedua telunjuk. Ingat siapa yang mengajarkan ilmu pengetahuan? guru, ulama. Doakan mereka, juga untuk para pemimpin kita.

Lihat kedua jari tengah. Ingatlah kepada orang2 yang mungkin pernah kita zalimi atau yang pernah menzalimi kita, dan juga saudara2 kita yang terzalimi di Palestina, Moro, Bosnia, India, dll. Doakan mereka, mohonkan kebaikan untuk mereka, karena do'a orang yang terzalimi akan diijabah oleh Allah.

Lihat kedua jari manis kita. Ingat orang2 yang kita cintai dan sayangi, teman2, sahabat, adik, kakak, dan lainnya. Doakan mereka, mohonkan ampun untuk mereka.

Selanjutnya, lihat kedua jari kelingking kita. Semoga ia mengingatkan kita kepada orang2 yang ada di bawah kita, yang mungkin saat ini sedang mengais makanan di tempat2 yang tidak layak lagi makanannya. Doakan untuk kebahagiaan mereka.

Alhamdulillah, dengan melihat telapak tangan ini, banyak hikmah dan pelajaran berharga yang dapat kupetik.

Renungan 165 (bag. 2 tips minum)

Kak Topan kasih tau ke kita semua, katanya sekarang ini orang2 Jepang sedang meneliti tentang cara minum Rasulullah. Waaah, kita sebagai umatnya musti tau juga donk. Rasulullah sebelum minum akan beristighfar, lalu menarik nafas, kemudian minum. saat minum, Rasulullah tidak bernafas. Setelah minum, Beliau lalu menghembuskan nafas dan kemudian bernafas secara normal kembali.

Sungguh indah sekali apa yang Rasulullah contohkan ke kita semua. Saat kita minum, kita kan gak tau, bagaimana kondisi air yang kita minum. Jadi, kalo gak mau bakteri and virus yang mungkin terdapat di air dan permukaan air tersebut, sebaiknya tdiak minum sambil bernafas. Kalo sambil nafas nti dikhawatirkan virus or kuman yang mungkin ada di air dan permukaan air tersebut ikut terhirup. Tau donk kalo udara yang kita hirup bakal dibawa mengalir bersama darah menuju saraf, dll alat vital lainnya? Bahaya kan? Jelas.

Kalo gak nafas kan ntu virus or kuman bakalan cuman masuk ke saluran pencernaan and akan dikeluarkan lewat alat sekresi kita karena dianggap benda asing. Subhanallah yaaa....

Renungan 165 (bag. 1 pendahuluan)

Sore kemaren, temenku sms katanya ada renungan 165 bwt alumni d gdg Sumarjito. Asik!! Charger semangat and iman lagi! Usai maghrib aku cabut ke sumarjito. eee, kok temenku blm dtg? trs yg ada d situ cuman para ATS doank!!! duh q ikut gabung aja lah, lagi pada ngafalin asmaul husna. Malu juga siyh apalagi temenku tiba2 sms lagi 'renungannya gak jadi'

WHATTT!!! Tp aku udh gabung sama ATS and trainernya!!! adududuh!!! mustahil ngabur. Trus q tanya aja sama ATS d sebelahku "renungan gak jadi ya?", "iya, gak jadi" jawabnya singkat.

Aku udh ngikut larut nih nghafal asmaul husna, tau2 segerombolan temanku datang juga. Legaaa... dan tak lama kemudia (sekitar jam 8 an), acara disudahi. q pulang deh. Yaaah meski renungan gak jadi, banyak juga ilmu yang q dapet. Ada cara minum ala Rasulullah, mengetahui kepribadian orang, the power of sedekah, berdo'a untuk siapa sajakah kita seharusnya, yang semuanya dijelaskan sama Kak Topan dengan cara yang asik, jadinya inget terus deh.

Sabtu, 16 Agustus 2008

Accidentally In Love

Huwaaa....!!! Lagi di warnet nih, eee, lagunya counting crows yg judulnya Accidentally in Love diputer!!! Aku suka sekali dengan lagu ini.... inget dulu waktu jd LO IFDC, kalo gk salah siyh waktu anniversary-nya SEF yg k 27, ni Lagu dinyanyiin anak2 SEF gtu. iramanya lucu (menurutku Lho), lirik lagunya... lumayan,ehm. Trus kalo denger, inget saat2 jadi LO deh. Sebulan merasakan susah, senang, tertawa, menangis, ngantuk, pusing, capek, bingung, takut, gembira, deg2an, cuek, dll lah, tapi tetep enjoy karena aku gak sendirian, banyak temen2 lainnya. Hwaaaa.... baru kali itu aq merasakan semua perasaanku keluar semua. Sekali seumur hidup kali' tuh pengalaman, heee. Alotta experience. Bgmn kabar temen2 LO lain? mungkin semua lagi bersinar yah dengan beragam kesibukannya.

Selasa, 12 Agustus 2008

Ukhti, Allah sayang kamu

Ini tentang temanku, seorang akhwat yang kukenal di kampus. Kami beda jurusan, beda kosan, beda latarbelakang, dll. Tapi hal itu tidak membuat kami jauh.

Aku tahu persis siapa dia, dia adalah hamba yang dicintai Allah, sehingga akupun mencintainya, merasa ringan menolongnya, dan merasa aman di dekatnya. Aku salut dengannya, di tengah kesulitan yang berusaha ia atasi, ia sering ber-itsar.

Akupun awalnya heran kenapa aku senang sekali membantunya, sampai ku sadari, rasa ini adalah rasa yang Allah hujamkan ke dalam dadaku, untuknya yang dicinta oleh-Nya.

Aku bersyukur mengenalnya

Minggu, 10 Agustus 2008

Senin, 04 Agustus 2008

I scream

Sounds like that right?! I scream, ice cream. yeaa...


dari komik apa?



gambar di atas dibuat karena dikerjain seorang teman waktu jaman SMA dengan suksesnya. tadi lagi ngerapihin berkas-brkas eh nongol ni gambar. jadi teringat, ceritanya kira2 gini...

lagi jam istirahat aku belum keluar kelas dan temanku menghampiri
ketua kelas : anak 2-4 pengen tau kira- kira bagusan gambar lu apa dia. sebenernya gw ngomong ke anak 2-4 bahwa lu yang nantangin dia gitu
gw : gila, ngarang banget si
ketua kelas : udah bikin aja gw ud terlanjur bilang gitu seeh (sambil nyengir jail)
aku : ah rese
akhirnya pulang sekolah aku bikin gambar ini. yang aku ingat, aku meniru dari komik tapi lupa komik apa (ada yang tau?)
besoknya...
aku : an
ketua kelas : sebenernye kemaren gw bo'ong
aku : WHATT? parah lu an, sini balikin (aku berusaha merebut kertasku)
ketua kelas ; udah terlanjur dibuat juga, mw gw tunjukkin ke anak 2-4
aku : ERRGHH!!!
besoknya lagi...
ketua kelas : nih
aku : lho? kok dibalikin? eh ini gambar dia? bagus (sambil ngeliatin gambar buatan anak 2-4 gambarnya realistik gitu, gambar rey ayanami NGE)
ketua kelas : simpen aja katanya
aku : ha? (ya udahlah)

Minggu, 03 Agustus 2008

Klub Detektif SMP

Charistha D, itu nama klubnya. Merupakan akronim dari nama orang-orang di dalamnya. Berawal dari kesenangan kami yang sama akan komik dan serial TV Detektif Conan dan terciptalah klub aneh yang dihuni orang-orang aneh.

Kenapa aneh? karena di kawasan SMPku, mungkin hanya kami yang masih terkagum-kagum dengan jagoan2 fiktif kartun, ditambah lagi dengan kegiatan tiap senin pagi, yaitu kami membedah filmnya yang tayang tiap minggu di salah satu stasiun TV swasta, air muka kami saat ku membayangkan saat-saat bercerita mungkin mimik yang terkagum-kagum, cekikikan, dan berbagai ekspresi lucu anak SMP lainnya (dibilang anak-anak bukan, remaja juga belum). Ada juga kumpul-kumpul tiap sabtu saat jam istirahat di perpus, kebetulan aku dan salah satu temen klub detektifku (namanya Reika) adalah petugas jaga perpus waktu itu. Kegiatan kumpul kami? membuat kode-kode aneh yang hanya dimengerti oleh kami, hihi asik yaa, masing-masing dari kamipun punya buku saku kecil berisi catatan-catatan yang 'dianggap penting' bersampul merah, keren!! << pikir kami waktu itu, ^^!

Aku jadi teringat kebadunganku saat itu. Aku tidak diijinkan membaca komik karena kacamataku yang sudah terlalu tebal untuk ukuran anak kecil (pengaruh TV, komputer, dan ruang kelas di SD ku yang gelap), tapi aku bandel tetap menyewa komik Conan bareng temanku (dasar!!!) dan pada akhirnya kami tersadar hal itu tak baik karena mengkhianati kepercayaan orang tua. Tapi selanjutnya ortuku mengijinkan karena aku menerima konsekuensi berupa kepatuhan dan kedisiplinanku tiap hari, jadi mereka menghargaiku dan membiarkan kesenanganku. Toh komik yang kubaca bukan komik kacangan (dengan mengatasnamakan seni, mengumbar-umbar kebrutalan dan pornografi) yang sekarang banyak beredar. Kegiatan baca komik pun perlahan-lahan mulai kutinggalkan karena kesibukan studi. Sebuah memoar, cukup dikenang sekedarnya saja (atau mau dijadikan sebuah cerita?)

whatever flowers